Operasi pencarian terhadap dua nelayan yang dilaporkan terjatuh dari longboat di sekitar Perairan Maleura, Desa Lakarinta, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan.
Pada hari kedua pelaksanaan operasi, satu nelayan yang sebelumnya masih dinyatakan hilang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Informasi tersebut diterima tim SAR pada Rabu (17/6/2026) pukul 07.35 WITA dari petugas yang berada di lapangan.
Kepala Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari Amiruddin A.S melalui Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, membenarkan kabar tersebut.
“Korban diketahui telah kembali ke Desa Lakarinta sekitar pukul 06.15 WITA dan ditemukan berada di rumah mantan kepala desa setempat dalam kondisi selamat,” ujar Wahyudi dalam keterangan resminya yang diterima di Kendari.
Dengan ditemukannya korban terakhir tersebut, Operasi SAR terhadap dua nelayan yang terjatuh dari longboat di Perairan Maleura resmi dinyatakan selesai.
Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing.
Sebelumnya, salah satu korban bernama Amsir (41) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.
Saat kejadian, Amsir diketahui sedang melaut mencari ikan menggunakan longboat bersama rekannya, La Damu alias Laode Rumuka.
Sementara itu, La Damu yang sempat dinyatakan hilang akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat setelah mampu bertahan di laut hingga kembali ke daratan.
Kedua korban merupakan warga Desa Lakarinta, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya SMC dan Staf SMC KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna, Polres Muna, Polair Muna, aparat desa setempat, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.






