Harga Minyak Turun, Batu Bara, Nikel dan Timah Kompak Menguat

Harga minyak mentah turun, Selasa (22/9), saat Arab Saudi berusaha untuk melanjutkan aliran pada jalur pipa vital, sementara para pedagang menguraikan petunjuk tentang lintasan perang AS-Iran dan kemajuan menuju pembukaan kembali Selat Hormuz.

Dikutip dari Bloomberg, West Texas Intermediate (WTI) turun 1,2 persen menjadi USD 94,59 per barel. Brent untuk penyelesaian November turun 1,1 persen menjadi USD 99,25 per barel di New York.

Bacaan Lainnya

Batu Bara
Sedangkan harga batu bara menguat pada penutupan perdagangan Selasa. Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak Oktober 2026 berdasarkan situs Barchart naik 1,16 persen menjadi USD 144 per ton.

CPO
Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) menurun pada perdagangan Senin. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO turun 0,97 persen menjadi MYR 4.810 per ton.

Nikel
Adapun harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Selasa. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel menguat 1,92 persen menjadi USD 16.632 per ton

Timah
Sementara itu, harga timah juga terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Selasa. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah naik 0,5 persen dan menetap di USD 54.214 per ton.

Pos terkait