Kasus Kematian Pria di Apartemen Saladin Terungkap, Korban Ternyata DPO Pemalsuan Meterai

Seorang pria berinisial AB (36) ditemukan tewas di Apartemen Saladin Mansion, Kota Depok, pada Jumat (26/6) sekitar pukul 12.35 WIB. Korban ditemukan di area lantai dasar dengan luka di bagian kepala.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Gede Made Oka Utama memastikan kasus tersebut merupakan bunuh diri.

Bacaan Lainnya

“Bunuh diri di Apartemen Saladin, sudah kita lakukan proses penyelidikan. Jadi memang murni bunuh diri,” ujar Oka, Rabu (9/7).

“Selanjutnya, korban sudah kita serahkan kepada keluarga, sudah kita hubungi pihak keluarga, dan keluarga menerima bahwa itu memang bunuh diri,” lanjutnya.

Oka menyebut motif korban mengakhiri hidup karena takut ditangkap. Korban merupakan DPO kasus pemalsuan meterai.

“Karena korban merasa takut bahwa memang informasi korban ini memang merupakan tersangka, ataupun DPO, yang memang pada saat kejadian yang bersangkutan memang sedang dicari oleh penyidik kasus pemalsuan meterai,” Kata oka

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban melompat dari lantai 7 apartemen hingga ke area parkiran dasar sehingga korban mengalami luka parah pada bagian kepala.

“Dari Lantai 7 langsung ke lantai parkiran dasar itu.”

Lebih lanjut Oka memastikan, penyebab tewasnya korban karena mengalami benturan keras pada bagian kepala yang diduga akibat melompat dari ketinggian.

“Pasti. Semuanya kita sudah lakukan pemeriksaan, saksi-saksi semuanya kita sudah pemeriksaan, tapi tentunya kita menghormati segala ini, terutama kepada keluarga korban,” ujarnya.

Proses penyerahan jenazah dilakukan di RS Polri sesuai SOP, Polisi juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti terkait dugaan aksi kejahatan AB.

Namun, Oka belum bisa berkomentar lebih jauh lantaran kasus tersebut ditangani langsung Polda Metro Jaya.

Hingga kini kasus pemalsuan meterai yang menjerat korban masih ditangani Polda.

Pos terkait