Kongres XI GPM di Bali, DPD GPM Sultra Kerahkan Delegasi Penuh dan Libatkan 17 DPC

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan keikutsertaannya dalam Kongres XI GPM yang akan digelar di Kabupaten Jembrana, Bali, pada 5–7 Juni 2026.

Kehadiran delegasi dari sultra menjadi bentuk komitmen organisasi dalam menyukseskan agenda tertinggi Gerakan Pemuda Marhaenis tersebut.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD GPM Sultra, Rendi Tabara, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan delegasi yang terdiri dari jajaran pengurus daerah serta perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

“DPD GPM Sultra akan hadir secara penuh dalam Kongres XI GPM di Bali. Berdasarkan surat mandat kongres, Sultra menunjuk Ketua Umum DPD GPM Sultra, Sekretaris Umum DPD GPM Sultra, serta Ketua Bidang Energi Sumber Daya Mineral dan Lingkungan Hidup Kehutanan sebagai peserta mandat kongres,” ujar Rendi Tabara, Kamis (4/6/2026).

Selain delegasi resmi yang mendapatkan mandat kongres, Rendi mengungkapkan bahwa antusiasme kader GPM Sultra sangat tinggi.

Hal itu terlihat dari partisipasi hampir 17 DPC kabupaten/kota yang turut mengirimkan pengurus inti untuk menghadiri dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan kongres.

“Tidak hanya pengurus daerah, hampir seluruh DPC GPM kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara juga turut berpartisipasi. Ini menunjukkan soliditas dan semangat kader Marhaenis di Sultra dalam menyukseskan kongres sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat nasional,” katanya.

Lebih lanjut, kata dia, Kongres XI GPM menjadi momentum penting untuk merumuskan arah perjuangan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan di masa depan. Tema yang diusung, ‘Tri Sakti Menjawab Tantangan Zaman’, dinilai sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini.

“Tema kongres ini mengingatkan kita pada ajaran Bung Karno tentang pentingnya berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Nilai-nilai Tri Sakti harus terus menjadi landasan gerakan pemuda dalam menjawab dinamika dan tantangan zaman,” tegasnya.

Dirinya juga berharap Kongres XI GPM dapat melahirkan gagasan-gagasan strategis serta kepemimpinan organisasi yang mampu membawa GPM semakin berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan penguatan ideologi Marhaenisme di tengah generasi muda.

“Kami datang ke Bali bukan hanya untuk menghadiri kongres, tetapi juga membawa semangat dan aspirasi kader GPM Sulawesi Tenggara agar dapat menjadi bagian dari kemajuan organisasi secara nasional,” pungkasnya.

Diketahui, Kongres XI GPM akan berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Kabupaten Jembrana, Bali, dengan mengangkat tema “Tri Sakti Menjawab Tantangan Zaman.” Kegiatan tersebut akan dihadiri delegasi GPM dari berbagai provinsi di Indonesia sebagai forum tertinggi organisasi untuk menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan GPM ke depan.

Pos terkait